RingkasanKhotbah 02 Agustus 2009. MENJADI BALA TENTARA BESAR. Text: Yehezkiel 37:1-10. Pengkhotbah: Pdt. Elyakin Phang Demikianlah kita, kita haruslah menjadi bangkit dan hidup dan menjadi bala tentara yang besar yang selalu terlibat di dalam peperangan untuk memenangkan jiwa kepada Tuhan. Diringkas oleh Akhiong, diedit oleh PMJ
Perubahanyang Berdampak Roma 13:8-14 Oleh: Andreias Pendahuluan Saudara, di sekeliling kita ada begitu banyak hal yang berubah. Entah perubahan itu adalah perubahan ke arah yang lebih baik atau sebaliknya ke arah yang lebih buruk. Perubahan dengan waktu yang sangat singkat atau yang bertahap. Hidup Kekristenan kita juga tidak bisa lepas dengan yang namanya
Sayaberjumpa dengan Kristus yang telah bangkit pada pukul 10:30 pagi, pada tanggal 28 September 1961 di aula Biola College (sekarang University) setelah mendengar khotbah Dr. Charles J. Woodbridge, yang telah meninggalkan Fuller Theological Seminary pada tahun 1957 karena liberalisme telah masuk ke seminari tersebut (lihat Harold Lindsell, Ph.D.,
Fast Money. Bangkit dan Menjadi Terang 426 PM Khotbah Kristen 0 Comments Pembacaan Firman Yesaya 601 “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu” Selama kita berada didalam gereja terang itu jumlahnya banyak akan tetapi kegelapan hari demi hari ternyata semakin nyata. Firman Tuhan kali ini merupakan seruan kepada kita untuk bangkit dan menjadi terang, karena orang percaya harus ada keberanian untuk menyatakan terang tersebut. Di dunia ini banyak visi dan misi yang dirancangkan oleh manusia dan bisa saja hal itu tidak dilaksanakan akan tetapi visi dan misi yang diungkapkan oleh Tuhan pasti akan terjadi. Orang Kristen harus berani menyatakan bahwa kita adalah terang yang bercahaya menutupi bumi. sumber gambar Kemuliaan Allah terbit bagi setiap orang percaya Markus 1617. Orang percaya harus kelihatan terangnya melalui cara hidup sehari-hari yang mencerminkan kebenaran berdasarkan kasih Tuhan Yesus Kristus. Terang itu harus bercahaya di luar gereja dalam arti kita dapat menjadi saksi dimana kita berada sehari-hari sehingga melalui cara hidup kita maka orang lain dapat kita menangkan untuk kemuliaan Tuhan. Matius 1618 Tuhan Yesus menyatakan bahwa diatas batu karang ini aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak dapat mengganggunya. Ini dasar dari orang percaya yang berdiri diatas batu karang dan jangan kita hanya terfokus pada kehidupan jasmani. Pandangan yang keliru dari kekristenan membawa kita jauh dari memancarkan terang yang dari Allah. Tuhan menginginkan kita untuk membawa damai sehingga banyak orang yang boleh diselamatkan dan kita akan disebut anak-anak Allah. Damainya orang Kristen harus dapat dirasakan atau dipancarkan dimanapun kita berada dan apapun yang Tuhan percayakan bagi kita. Bangkit dan menjadi terang jangan hanya di bibir saja melainkan harus dapat dilihat. Yang menjadi pokok bagi kita adalah meraih kunci kerajaan sorga karena dengan kita memiliki kunci kerajaan sorga Firman Tuhan mengatakan bahwa kita mendapatkan janji-janji yang Tuhan janjikan yaitu kita dapat berkata-kata dengan bahasa Roh dan mendapat kuasa mengusir setan. Cara hidup kita harus nampak karena dengan itu maka buah-buah Roh didapati dalam kehidupan kita. Galatia 522 Ketika kita mendapatkan buah-buah Roh maka kita dapat melakukan perbuatan yang besar untuk kemuliaan Tuhan. Markus 1617-18 menjelaskan bahwa kita sebagai orang-orang yang percaya harus memiliki tanda-tanda sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Bangkitlah dan menjadi terang ~ Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari kitab Yesaya 601 “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu”. Semua manusia sudah berdosa. Itu sebabnya manusia tidak dapat menemukan jalan kebenaran. Dalam situasi dan kondisi semacam itu manusia membutuhkan terang. Terang yang melampaui dosa-dosanya, terang yang dapat menerangi hidup serta jalannya. Jadi manusia sangat membutuhkan terang atau kebutuhan utama manusia ialah terang yang sejati. Karena manusia sangat membutuhkan terang, maka Allah dalam kasih-Nya yang besar mengutus Anak-Nya yang Tunggal, yaitu Tuhan Yesus Kristus ke dalam dunia. "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" - Yohanes 316. Kita tidak dapat hidup tanpa terang. Penelitian telah membuktikannya. Ketika kita tinggal dalam kegelapan, kita akan merasa gelisah, lalu mulai emosional dan kehilangan kendali diri. Jika keadaan ini terus dibiarkan, kita dapat menjadi paranoid dan mengalami halusinasi. Bahkan, di titik yang paling ekstrem, kehilangan keinginan untuk hidup. Ketiadaan cahaya dalam rentang waktu yang panjang, dapat menjadi penyebab hilangnya pengharapan. Sedikit banyak, itulah yang dirasakan bangsa Israel saat mereka kembali dari Babel ke Yerusalem. Mereka belum pulih dari berbagai trauma yang mereka alami dalam masa pembuangan. Semua yang mereka lalui membuat mereka meragukan kasih Allah. Daya lihat mereka terhadap janji Allah pun memudar. Ketika itulah, melalui Nabi Yesaya, Allah memberikan pesan pengharapan yang menerangi hati mereka. Bahwa Tuhan akan mendatangkan Terang yang akan terbit di tengah mereka. Bangsa mereka akan dipulihkan, dan bahkan melalui merekalah, bangsa-bangsa akan datang kepada terang Allah. Saudara, kesulitan hidup memang kerap membuat sekeliling kita terasa gelap. Kegagalan demi kegagalan yang kita alami seakan menyerpihkan setiap harapan yang tersisa. Meski demikian, Tuhan tidak pernah menghendaki Anda untuk terus diam dalam kegelapan. Saat Tuhan mengangkat Anda menjadi anak-Nya, Dia bukan hanya memberikan terang-Nya untuk tinggal di dalam Anda, tetapi Dia juga memberikan sebuah identitas baru. Dia melabeli Anda sebagai terang dunia. Siapa pun Anda, terlepas dari segala kesalahan dan kegagalan di masa lalu, Anda telah diberikan kapasitas untuk bersinar. Agar Anda dapat menerangi kegelapan dalam hidup banyak orang. Agar mereka memperoleh pengharapan dalam terang Allah yang terpancar melalui Anda. Maka dari itu, bangkitlah dari keterpurukan. Terobosan besar telah Tuhan sediakan. Dia akan kerjakan pemulihan, kemenangan dan menyediakan berkat yang membawakan sukacita sejati bagi hidup Anda. Dia, Tuhan, akan melaksanakannya dengan segera. Tepat pada waktu-Nya yang sempurna. Pada moment natal seperti sekarang ini, kita senantiasa dimotivasi oleh Tuhan dan firman-Nya supaya kita bangkit untuk menjadi terang bagi manusia yang hidup di dalam kegelapan dosa. Kita diperintahkan untuk membawa terang yang ada pada kita yaitu Tuhan Yesus Kristus Sang penyelamat itu supaya diberitakan kepada orang lain supaya mereka juga mengalami terang yang sesungguhnya. Amin
khotbah bangkit dan menjadi terang